Bermula di tahun
2010 sebagai perusahaan transportasi roda dua melalui panggilan telepon, GO-JEK kini
telah tumbuh menjadi on-demand mobile
platform dan aplikasi terdepan yang menyediakan berbagai layanan
lengkap mulai dari transportasi, logistik, pembayaran, layan-antar makanan, dan
berbagai layanan on-demand lainnnya.
GO-JEK adalah sebuah perusahaan teknologi berjiwa sosial
yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di berbagai sektor
informal di Indonesia. Kegiatan GO-JEK bertumpu pada 3 nilai pokok: kecepatan,
inovasi, dan dampak sosial. 

Kabar baik
kembali datang dari perusahaan rintisan (startup) Karya Anak Bangsa, GO-JEK.
Perusahaan penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi ini berhasil masuk
dalam daftar 56 Perusahaan yang mengubah dunia rilisan Fortune atau disebut
dengan daftar “Change the World.” GO-JEK menempati peringkat ke-17, bersama
sejumlah perusahaan-perusahaan kelas dunia lainnya seperti Apple (peringkat-3),
Unilever (peringkat-21), Microsoft (peringkat-25), dan masih banyak lagi.
GO-JEK menjadi satu-satunya perusahaan asal Asia Tenggara yang masuk dalam
daftar tersebut.
Penghargaan ini
mengejutkan sekaligus membanggakan bagi manajemen GO-JEK. “Ini adalah hasil
dari kolaborasi begitu banyak pihak yang terus mendukung GO-JEK. Selain
berterima kasih kepada masyarakat serta ratusan ribu mitra-mitra pengemudi,
talent, dan mitra UMKM GO-JEK yang terus berkomitmen memberikan layanan terbaik
bagi pelanggan, kami juga ingin berterima kasih kepada pemerintah yang berperan
sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” ujar
Nadiem Makarim, CEO dan Founder GO-JEK.
“Penghargaan
ini memotivasi kami untuk terus berkomitmen memberikan kontribusi positif
terhadap visi pemerintah agar Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi digital
terbesar di Asia Tenggara pada 2020, sesuai yang diutarakan oleh Presiden Joko
Widodo,” lanjutnya.
Daftar “Change
the World” ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan dengan dampak sosial yang
positif melalui strategi bisnis utamanya. Situs resmi Fortune menyebut bahwa
daftar diprioritaskan kepada perusahaan dengan pendapatan tahunan di atas USD 1
miliar. "Kami fokus pada perusahaan yang sukses dengan niat baik
menyelesaikan berbagai permasalahan sosial. Ada ribuan perusahaan yang masuk
dalam penilaian kami, datang dari berbagai belahan dunia," ujar Matthew
Heimer, Features Editor Fortune dalam video resmi Change the World. "Beberapa
nama dalam daftar yang terpilih ini sudah banyak dikenal, namun kami juga
menyorot berbagai perusahaan yang mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya,
namun mampu membantu mengatasi masalah sosial dan tantangan lainnya,"
tambahnya.
Fortune
menyebutkan bahwa layanan on-demand GO-JEK
mampu mengejutkan perekonomian kota di mana bisnis-bisnis UMKM terbantu dengan
pelonjakan pendapatan setelah menjadi mitra perusahaan. Mitra pengemudi yang
jumlahnya lebih dari 300 ribu pun dapat menikmati berbagai manfaat kesehatan,
asuransi, pelatihan keselamatan, hingga layanan keuangan mikro.
Daftar “Change the World” ini dibuat
dengan sangat hati-hati. Tahap awal penelitian kandidat perusahaan untuk masuk
dalam daftar dilakukan bekerja sama dengan berbagai pihak independen antara
lain FSG, sebuah firma konsultasi nirlaba yang fokus pada dampak sosial; Shared
Value Initiative, platform global untuk institusi yang mencari solusi bisnis
atas tantangan sosial; dan dengan Professor Michael E. Porter dari Harvard
Business School. Terdapat tiga penilaian dalam memilih perusahaan dalam daftar
tersebut. Penilaian paling utama dalah berdasarkan dampak sosial yang terukur.
Penilaian lainnya adalah berdasarkan pada nilai bisnis perusahaan dan tingkat
inovasi – sehingga mampu membuat perusahaan lain mengikuti dalam melakukan
dampak sosial yang sama.
“Kategori penilaian
tersebut sesuai dengan pilar utama GO-JEK yaitu Social
Impact, Speed, dan Innovation. Kami berharap untuk dapat terus
menginspirasi Karya-Karya Anak Bangsa Indonesia lain untuk memperhatikan
berbagai tantangan sosial di Indonesia dan menghadirkan solusi yang berbasis
pada inovasi dan teknologi,” ujar Nadiem. Selain masuk dalam daftar “Change the
World” dari Fortune, GO-JEK juga baru-baru ini mendapatkan penghargaan sebagai Top 10 Most Powerful Brand in Indonesia pada
acara Brand Asia 2017. Dalam penghargaan yang diberikan oleh MarkPlus, Inc
bekerjasama dengan Nikkei BP Consulting tersebut, GO-JEK juga dinobatkan
sebagai Top 3 Brand Performer dan Top 3 MostPowerful
Transportation/Logistic Brands. Sebelumnya, GO-JEK juga mendapatkan
penghargaan dalam Bank Indonesia Awards sebagai Perusahaan
Fintech Teraktif Pendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) Inklusi dan
Edukasi Keuangan serta Pemberdayaan UMKM.
Dibalik kesuksesan
GoJek, ternyata ada sosok pendiri yang bernama Nadiem Makarim yang menjadi
pucuk pimpinan. Nadie Makarim pendiri GoJek, lahir pada 4 Juli 1984. Beliau
sempat mengenyam pendidikan SMA di Singapura, pendidikan sarjana di
International Relations di Brown University Amerika Serikat. Pendidikan Master
di Harvard Business School.
Sebelum Nadiem Makarim mendirikan GoJek, Beliau
juga pernah bekerja di sebuah perusahaan konsultan Mckinsey & Company,
Managing Editor di Zalora Indonesia, Chief Innovation officer di kartuku.
Berdasarkan pengalamannya tersebut Nadiem Makarim mendirikan GoJek.
Nadiem
Makarim pendiri GoJek saat ini menjadi CEO PT GoJek Indonesia. Nadiem
memposisikan PT GoJek Indonesia merupakan Penyedia jasa transportasi ojek di
Indonesia yang berkembang pesat setelah meluncurkan aplikasi di ponsel pada
awal 2015.
Nadiem
Makarim adalah seorang yang cukup setia menggunakan jasa ojek. Nadiem melihat
permasalahan utama tukang ojek adalah waktu tidak produktif yang besaar,
seperti mangkal dan menunggu penumpang. Saat di pangkalan ojek, pengemudi ojek
harus bergiliran dengan pengemudi ojek lainnya. Disisi lain para pengguna ojek,
juga merasa malas untuk berjalan mencari pangkalan ojek. Di kota-kota besar,
orang lebih suka menggunakan taxi karena lebih mudah dicari.
Berdasarkan
riset tersebut, Nadiem mendapatkan ide awal untuk melakukan inovasi bagaimana
cara menghubungkan pengendara ojek dengan calon pembelinya. Salah satu
solusinya adalah dengan menggunakan ponsel. GoJek dirintis pada tahun 2011
dengan menggunakan sistem yang masih sangat sederhana, yaitu calon penumpang menghubungi
melalui telepon, atau kirim sms.
Saat
ini Nadiem Makarim pendiri GoJek telah membuktikan prestasi yang luar biasa,
setidaknya ada lebih 10 ribu supir ojek yang tergabung dalam GoJek. Salah satu
sumber peningkatan yang drastis karena adanya aplikasi berbasiskan Android.
Harapan Nadiem Makarim pendiri GoJek adalah, perusahaannya PT. Gojek dapat
membantu serta melayani seluruh masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada.
Model
bisnis yang diterapkan GoJek adalah skema bagi hasil dengan supir ojek. GoJek
hanya mengambil bagian 20% dan sisianya 80% adalah bagian pengendara ojek.
GoJek memberikan fasilitas kepada supir berupa jaket, helm dan HP Android.
Terkahir terdapat pemberitaan GoJek juga memberikan perlindungan asuransi
kesehatan dan kecelakaan kepada supir.
Solusi inovatif dengan
menggunakan teknologi
Hal
pertama setelah mendengar kisah Gojek, adalah solusi inovatif dengan
menggunakan teknologi. Idenya sangat sederhana hanya mempermudah mempertemukan
antara pengemudi ojek dengan calon penumpang. Solusi yang sederhana tersebut
ternyata mendapat respons yang positif dari masyarakat dan segera berkembang
pesat.
Membuat
kebutuhan baru
Pada
awalnya orang tidak mau menggunakan ojek, karena di beberapa kota harga ojek
cukup mahal dan permasalahan transaparansi harga. Aplikasi Gojek berusaha
menyadarkan pada masyarakat, ada sebuah solusi atas kebutuhan mereka. Moda
transportas ojek sebenarnya dapat menjadi solusi, jika dikelola dengan benar.
Terakhir,
Gojek membuka lapanngan kerja baru yang padat karya. Banyak orang-orang muda
yang awalnya tidak memiliki penghasilan, saat ini dapat menghasilkan pendapatan
yang cukup besar dengan menjadi pengemudi gojek.
Sumber:
- Biografi Nadiem Makarim
– http://goo.gl/4Y0MKx
- Nadiem Makarim mengubah Go-Jek
dari Zombie menjadi Strartup paling terkenal di Indonesia
– http://goo.gl/5O39I0
- Website Resmi Go-Jek Indonesia
– http://www.go-jek.com/
Image Credit:
- Nadiem
Makarim – http://goo.gl/owJ9Om
Tidak ada komentar:
Posting Komentar